Beranda > Uncategorized > Milan Takluk di Turin

Milan Takluk di Turin

Juve Bertindak sebagai tuan rumah, langsung mengurung lawannya tersebut sejak menit pertama, beberapa kali lini tengah Juve memenangkan perebutan bola.

Serangan bertubi-tubi juga terus dilancarkan skuad asuhan Antonio Conte ini, bahkan Milan dibuat tak bisa mengembangkan permainannya.

Beberapa kali gesekan antar pemain pun sempat terjadi, setelah sebelumnya Arturo Vidal dengan Zlatan Ibrahimovic, kini giliran Giorgio Chiellini dengan Antonio Noccerino beradu fisik.

Meski begitu, sejauh ini adu fisik atau gesekan antar pemain masih dalam batas kewajaran dan fair play.

Hampir saja Stephan Lichtsteiner membuat Juve unggul di menit ke-11, beruntung tendangan Lichtsteiner yang pada awalnya merupakan sebuah umpan masih mampu ditepis oleh Christian Abbiati.

Namun, meski pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi dan cukup ceapt, namun permainan sedikit membosankan, karena seringkali terjadi salah umpan dan juga terlalu terburu-buru untuk segera mencetak gol sehingga peluang emas harus terbuang sia-sia.

Oohh, sebuah tendangan bebas yang sangat cantik dari mantan pemain Milan, Andrea Pirlo menghujam keras ke sisi kiri gawang Milan, beruntung Abbiati berada di posisi yang tepat.

Hingga 30 menit babak pertama berjalan, belum satupun gol berhasil dicetak oleh kedua tim, kedudukan masih imbang 0-0.

Lagi-lagi Abbiati menunjukkan kualitas yang dimilikinya, penempatan posisi yang tepat dan kesigapan dalam membaca arah bola membuat tendangan keras Mirko Vucinic di dalam kotak penalti berhasil ditangkap.

Tak cukup di situ, Vucinic kembali mendapatkan peluang emasnya, kali ini melalui kecerdikan pemain Montenegro ini dalam melihat sebuah peluang, tendangan dari luar kotak penalti yang sangat akurat hampir saja membuahkan gol pertama bagi Juve, andai saja bola yang membentur mistar gawang tak memantul keluar.

Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol yang berhasil tercipta, kedua tim harus puas dengan skor 0-0.

Di babak kedua Juve tak mengendurkan serangannya, bahkan peluang emas juga langsung tercipta, sayang Leonardo Bonucci yang menyambut umpan Pirlo sedikit tak siap sehingga bola mengenai badannya, dan berhasil ditepis oleh Abbiati.

Milan pun membalas, namun sontekan Kevin-Prince Boateng menyambut umpan Antonio Cassano berhasil ditepis oleh Gianluigi Buffon yang sedari tadi jarang mendapat tekanan.

Pertandingan sedikit berlangsung monoton, serangan-serangan yang dilancarkan kedua tim selalu sama dan kurang bervariasi, penyelesaian akhir pun menjadi masalah bagi kedua tim.

Akhirnya, sebuah kelengahan di lini belakang Milan berhasil dimanfaatkan oleh Claudio Marchisio untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit ke-86.

Setelah tertinggal satu gol, petaka bagi Milan kembali terjadi, Kevin-Prince Boateng harus dikartu merah oleh wasit di menit ke-88 akibat aksi tak sportifnya dengan memukul kepala Chiellini.

Di menit akhir babak kedua, tepatnya di menit ke-92 tendangan first time Claudio Marchisio berhasil membuat Juve kembali unggul.

Gol ini juga tak terlepas dari kesalahan Abbiati yang tak bisa menangkap bola dengan baik, sehingga bola meluncur di sela-sela kaki Abbiati.

Gol dari Marchisio tersebut menjadi penutup kemenangan Juventus atas rivalnya, AC Milan, sekaligus memperkokoh posisi Juve di puncak klasemen dengan 11 poin, sedangkan AC Milan harus puas berada di posisi ke-15 dengan 5 poin.

Iklan
Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: